Selasa, 23 Februari 2016

BASIL


Secara internasional, basil lebih populer sebagai herbal, bahan pelengkap makanan dan tumbuhan suci umat Hindu di India. Basil telah dikenal untuk pengobatan kuno di India yang tertuang dalam kitab ayuvreda kuno dan pengobatan kuno Cina.
Basil pada masa itu digunakan untuk mengobati pilek, sakit kepala, keluhan lambung, peradangan, penyakit jantung, keracunan, dan malaria. Basil digunakan dalam masakan dan dikonsumsi sebagai daun segar untuk lalapam, teh herbal, bubuk kering, atau campuran ramuan obat. Terdapad dua jenis utama basil yaitu, Ocimum basilicum(basil manis) yang menjadi bahan makanan pada masakan Italia dan Asia, dan Ocimum sanctum (basil suci) yang merupakan basil suci dalam agama hindu.

Kandungan Gizi Basil

Basil adalah sumber yang baik dari vitamin K dan mangan. Selain itu, basil juga mengandung tembagavitamin A (dalam bentuk karotenoid seperti beta-karoten), vitamin C kalsium,zat besi, folat, magnesium, dan asam lemak omega-3. Basil juga mengandung antioksidan flavonoid, tanin, dan minyak esensial. Kandunga minyak esensial dalam basil terdiri atas: eugenol dan metil eugenol (hingga 64%), alpha dan beta-caryophyllene, carvacrol, linalool, germacrene A, beta-ocimene, dan cinnamyl asetat. Zat lainnya termasuk asam oleanolic, asam rosmarinic, asam ursolat, apigenins, luteolins, serebrosida, dan acimumosides.
NutrisiSatuanPer
100 g
Daun
2.5g
1 Sendok Makan
(dicacah)
5.3g
1 Cangkir
Daun Utuh
6g
Proximates
Waterg92.062.304.885.52
Energykcal23111
Proteing3.150.080.170.19
Total lipid (fat)g0.640.020.030.04
Carbohydrate, by differenceg2.650.070.140.16
Fiber, total dietaryg1.60.00.10.1
Sugars, totalg0.300.010.020.02
Minerals
Calcium, Camg1774911
Iron, Femg3.170.080.170.19
Magnesium, Mgmg64234
Phosphorus, Pmg56133
Potassium, Kmg29571618
Sodium, Namg4000
Zinc, Znmg0.810.020.040.05
Vitamins
Vitamin C, total ascorbic acidmg18.00.41.01.1
Thiaminmg0.0340.0010.0020.002
Riboflavinmg0.0760.0020.0040.005
Niacinmg0.9020.0230.0480.054
Vitamin B-6mg0.1550.0040.0080.009
Folate, DFEµg68244
Vitamin B-12µg0.000.000.000.00
Vitamin A, RAEµg26471416
Vitamin A, IUIU5275132280316
Vitamin E (alpha-tocopherol)mg0.800.020.040.05
Vitamin D (D2 + D3)µg0.00.00.00.0
Vitamin DIU0000
Vitamin K (phylloquinone)µg414.810.422.024.9
Lipids
Fatty acids, total saturatedg0.0410.0010.0020.002
Fatty acids, total monounsaturatedg0.0880.0020.0050.005
Fatty acids, total polyunsaturatedg0.3890.0100.0210.023
Cholesterolmg0000
Other
Caffeinemg0000
Sumber: usda.gov

Manfaat dan Khasiat Basil

  • Melindungi DNA
    Basil mengandung flavonoid dapat memberikan perlindungan pada tingkat sel. Orientin dan vicenin adalah dua flavonoid yang dapat melindungi struktur sel serta kromosom dari radiasi dan kerusakan dari zat yang berbasis oksigen.
  • Anti-Bakteri
    Selain itu, basil telah terbukti memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan. Manfaat basil sebagai anti-bakteri ini tidak berkaitan dengan flavonoid melainkan minyak atsiri yaitu estragole, linalool, cineole, eugenol, sabinene, mircene, dan limonene. Penelitian di laboratorium menunjukkan efektivitas basil dalam membatasi pertumbuhan berbagai bakteri, termasuk: Listeria monocytogenes, Staphylococcus aureus, Escherichia coli O: 157: H7, Yersinia enterocolitica, danPseudomonas aeruginosa.Minyak atsiri juga telah menunjukkan kemampuan untuk menghambat beberapa jenis bakteri patogen yang resisten terhadap obat antibiotik yang umum digunakan seperti Staphylococcus, Enterococcus dan Pseudomonas.
  • Efek anti-inflamasi
    Komponen eugenol minyak atsiri basil telah menjadi subjek penelitian yang luas, karena zat ini dapat memblokir aktivitas enzim dalam tubuh yang disebut siklooksigenase (COX). Efek menghambat enzim ini yang menyebabkan basil sebagai “anti-inflamasi” yang dapat memberikan manfaat penyembuhan dan menghilangkan gejala untuk individu dengan masalah kesehatan inflamasi seperti rheumatoid arthritis atau kondisi peradangan usus.
  • Memelihara kesehatan jantungBasil adalah sumber yang sangat baik dari vitamin A (melalui konsentrasi karotenoid seperti beta-karoten). Disebut “pro-vitamin A,” karena dapat dikonversi menjadi vitamin A, beta-karoten adalah antioksidan yang lebih kuat daripada vitamin A, bukan hanya melindungi sel-sel epitel dari kerusakan radikal bebas, tetapi juga membantu mencegah radikal bebas dari oksidasi kolesterol dalam aliran darah yang dapat menyumbat aliran darah dan mengerasakan pembuluh darah. Dampaknya adalah dapat menimbulkan serangan jantung atau stroke. Basil juga merupakan sumber magnesium yang baik, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mendorong otot dan pembuluh darah untuk rileks, sehingga meningkatkan aliran darah dan mengurangi resiko irama jantung yang tidak teratur.

Bagian Basil yang Bermanfaat

Bagian yang bermanfaat dari basil adalah daun dan biji basil atau selasih yang bisa digunakakan untuk minuman. Biji basil juga bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan jantung.
basil kering basil

Efek Samping Basil

Basil aman baik dikonsumsi sebagai makanan ataupun obat dalam jangka pendek. Namun pada beberapa kasus, basil dapat menurunkan gula darah sehingga perlu diwaspadai. Basil tidak aman bila digunakan jangka panjang karena mengandung estragol, zat kimia yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker hati.
Basil tampaknya aman untuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui jika dikonsumsi dalam makanan dan bukan sebagai obat.

Dosis Basil

Tidak diketahui dosis yang aman dan jumlah yang dianggap berbahaya untuk konsumsi basil.

Cara Menggunakan Basil

Basil atau basil dapat digunakan dengan cara sebagai berikut:
  • Teh: tambahkan air panas kedalam cangkir berisi 2-3 sendok daun basil kering ataupun segar, diamkan selama 6 menit dan dapat disantap.
  • Jus: basil ditambahkan kedalam campuran jus baik yang berisi buah-buahan, sayuran maupun kombnasi
  • Salad dan masakan: tambahkan daun kemagi kedalam salad dan masakan yang anda buat
http://kb.123sehat.com/herbal/basil/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar